Kontak Iklan

contact@idprogrammer.com

Rambut Monte adalah salah satu tempat wisata di daerah Blitar dan merupakan warisan dari Kerajaan Majapahit. Rambut Monte bukan hanya tempat wisata tetapi juga sebagai warisan budaya. Ini karena di rambut Monte ada sebuah kuil bersejarah yang sering digunakan oleh umat Hindu untuk berdoa pada hari itu. Selain kuil, di sini ada danau. Air di danau berwarna biru.

Warna biru dikatakan berasal dari seseorang yang tidak memiliki keturunan bernama Mbah Monte. Dia memiliki dua siswa dan suatu kali dia kecewa dengan tindakan kedua muridnya, yang telah melecehkan pengetahuan yang dia ajarkan. Singkat cerita, Mbah Monte marah dan membakar pohon-pohon di sekitar danau. Pohon-pohon dikatakan berubah menjadi dewa. Sementara kedua siswa menjadi dua mata air di danau rambut Monte. Tetapi secara ilmiah biru disebabkan karena keberadaan kadar mineral yang keluar dari dua mata air di danau.

Penduduk di sekitarnya melanjutkan mandat leluhurnya dan terus percaya bahwa ikan di danau tidak boleh ditangkap terutama untuk dimakan. Tidak ada yang berani melanggar peraturan. Rambut Monte adalah tempat wisata bersejarah serta budaya di Blitar yang terletak di lereng Gunung Kawi, tepatnya di desa Krisikan, Distrik Gandusari, Kabupaten Blitar.

Turis mengunjungi rambut Monte, sepanjang jalan setelah melewati kecamatan Wlingi, akan disuguhi pemandangan alam yang indah dengan suhu udara yang menyegarkan. Jalan yang cukup berliku, ladang yang membentang cukup luas, beberapa perkebunan, aliran sungai, dan pegunungan memeras jalan ke lokasi. Rambut Monte bukan hanya pariwisata alami. Rambut Monte menghemat banyak sejarah, budaya, dan merupakan tur keagamaan bagi umat Hindu. Ini karena ada kuil Monte sebagai tempat ibadah.

Setelah memasuki lokasi, Anda akan melihat candi rambut Monte cukup jelas dengan ukurannya yang cukup kecil, jika dibandingkan dengan kuil-kuil yang umumnya sebagai tempat wisata. Di bawah kuil ada danau yang dihuni ikan yang biasa disebut Tuhan. Ikan ini berwarna hitam keabu-abuan dengan ukuran ikan yang relatif besar, dibandingkan dengan ikan air tawar lainnya, dan jumlahnya cukup banyak. Mereka memakan sesuatu seperti apa yang dimakan manusia. Seperti nasi, roti, ayam, daging kambing.

Orang-orang di sekitar menyebut ikan Tuhan, beberapa menyebutnya sengiriran. Pengunjung dilarang berenang di Telaga Hair Monte, dilarang untuk menyentuhnya bahkan untuk memakannya karena mitos dan kepercayaan dari populasi sekitarnya. Anda dapat menikmati pemandangan alam Telaga Telaga Monte tenang dan santai karena di tepi danau yang tersedia Gazebo-gazebo yang sengaja dibangun untuk kenyamanan pengunjung. Tidak jauh dari lokasi danau, ada bendungan yang airnya berwarna Tosca. Tentu saja adegan seperti ini menambah pesona rambut Monte yang indah. (Dt)

BAGIKAN:

Administrator

Administrator

Aku adalah aku, kamu adalah kamu. kenyataanya demikian dan jangan difikirkan, sudahlah lupakan yang barusan.

Tips For Choosing The Perfect Gloss For Your Lips

Tips For Choosing The Perfect Gloss For Your Lips